edycerpen.kom
Senin, 24 Juni 2013
Selasa, 14 Mei 2013
'semut kecil mengejar manisnya gula'
Dalam hidup ini begitu banyak keinginan yang selalu memberi warna kehidupan,tercapai atau tidaknya tergantung bagaimana sang jiwa memperjuangkanya.hidup memang tak mudah dari itu setiyap insan dituntut berjuang,sampai kapan perjuangan itu selesai?'jawabnya..tak akan pernah selesai hingga akhir hayat..'
Hidup dari mimpi..,untuk mimpi dan menjalani mimpi,pahit manisnya harus tertelan dalam setiyap langkah juga bahaya yang mungkin saja bisa mengancam sang jiwa.
pasang surut itu biasa,tapi tidakkah dirimu melihat semut kecil itu?'ia sebrangi lautan kecil yang dapat menghanyutkan tubuh kecilnya dan membunuhnya,hanya sebutir gula yang tercium disebrang sana'.
'iya sadar,manis adalah hidupku,aku inginkanya' ujaryna seraya inginkanya
'bagaimana aku dapat itu...,dapat atau bisa mati karena terlalu lama berfikir atau juga mati karena hanyut oleh lautan ini,.' menatap penuh harap dan berusaha menepis ketakutanya.
'jikalau aku mati karena ombak lautan kecil ini,paling tidak sudah kucoba dan tidaklah pengecut diriku ini'
Tak jarang ditengah hidup yang melelahkan ini,seolah diriku takut menghadapi mimpi yang sebenarnya aku butuh dan inginkanya.'pengecutkah yang tak berani menantang hidup dan mimpi tuk menjadi kenyataan'?
egoku berkata 'bagaimana bisa kudapat manis itu tanpa menyebarni lautan cobaan ditengahnya seperti semut kecil yang lemah dan lapar itu..' tertunduk malu jiwa ini dibuatnya..
Tuhan memberi kesempurnaan melebihi apapun yang tercipta dimuka bumi ini kepada manusia untk merubah sikap dan kehidupan yang hendak iya jalani.
'Darimana saya harus memulainya'?terlalu banyak ketakutan dibenaku yang seolah melarang hasrat
tapi apa yang terjadi pada semut kecil itu bila iya tidak menyeberngi lautan kecilnya..,tentusaja diya akan mati kelaparan dan terpendam dalam haus yang dalam akan keinginanya serta mati karena rasa takutnya. tragis sekali hidup ini,jika mati karena keinginan yang tak tercapai karena takut mencoba dan pasrah tanpa berusaha sedangkan tuhan 'tidak akan merubah nasib hambanya kecuali hambanya itu sendiri'
bukan kekuasaan yang diberikan tuhan,tapi kuasa untuk merubah sikap yang sesuai dengan tuntunanya.
Apakah semut kecil yang berani itu mendapatkan inginya,? jawabnya..bisa dapat atau juga bisa tidak.
apakah iya menyerah?tidakah kita percaya pada janji tuhan.diya yang berusaha dan berkeras diri pasti akan mendapatkan hasil,seribu kegagalan untuk satu keberhasilan.
Bukankah tidak satupun mahluk di dunia ini yang tidak mendapatkan rizkinya bahkan dari arah yang tidak terduga sekalipun tapi tidakah kita berusaha semampunya untuk mendapatkanya.
niyat yang baik pastilah akan mendapatkan jalanya dan kemuliyaan bagi nya yang telah berusaha keras.
Wahai semut kecil..kau memberiku sedikit rasa malu karna takutku yang tak berujung,bahwasanya kekurangan itu bukan lautan kecil yang berarti.,yang tak perlu takut untuk melalui,juga masalalu yang kurang baik bukanlah jurang dalam yang tak perlu diterjuni,tapi malas adalah momok yang perlu di dellt dalam kehidupan yang hanya sekali ini
sukses untuk yang seperti semut kecil dan berfikirlah iya yang tak bisa menerima takdir TUHAN yang menjadikanya mahluk sempurna.
sukses semuut..
edy..k
Hidup dari mimpi..,untuk mimpi dan menjalani mimpi,pahit manisnya harus tertelan dalam setiyap langkah juga bahaya yang mungkin saja bisa mengancam sang jiwa.
pasang surut itu biasa,tapi tidakkah dirimu melihat semut kecil itu?'ia sebrangi lautan kecil yang dapat menghanyutkan tubuh kecilnya dan membunuhnya,hanya sebutir gula yang tercium disebrang sana'.
'iya sadar,manis adalah hidupku,aku inginkanya' ujaryna seraya inginkanya
'bagaimana aku dapat itu...,dapat atau bisa mati karena terlalu lama berfikir atau juga mati karena hanyut oleh lautan ini,.' menatap penuh harap dan berusaha menepis ketakutanya.
'jikalau aku mati karena ombak lautan kecil ini,paling tidak sudah kucoba dan tidaklah pengecut diriku ini'
Tak jarang ditengah hidup yang melelahkan ini,seolah diriku takut menghadapi mimpi yang sebenarnya aku butuh dan inginkanya.'pengecutkah yang tak berani menantang hidup dan mimpi tuk menjadi kenyataan'?
egoku berkata 'bagaimana bisa kudapat manis itu tanpa menyebarni lautan cobaan ditengahnya seperti semut kecil yang lemah dan lapar itu..' tertunduk malu jiwa ini dibuatnya..
Tuhan memberi kesempurnaan melebihi apapun yang tercipta dimuka bumi ini kepada manusia untk merubah sikap dan kehidupan yang hendak iya jalani.
'Darimana saya harus memulainya'?terlalu banyak ketakutan dibenaku yang seolah melarang hasrat
tapi apa yang terjadi pada semut kecil itu bila iya tidak menyeberngi lautan kecilnya..,tentusaja diya akan mati kelaparan dan terpendam dalam haus yang dalam akan keinginanya serta mati karena rasa takutnya. tragis sekali hidup ini,jika mati karena keinginan yang tak tercapai karena takut mencoba dan pasrah tanpa berusaha sedangkan tuhan 'tidak akan merubah nasib hambanya kecuali hambanya itu sendiri'
bukan kekuasaan yang diberikan tuhan,tapi kuasa untuk merubah sikap yang sesuai dengan tuntunanya.
Apakah semut kecil yang berani itu mendapatkan inginya,? jawabnya..bisa dapat atau juga bisa tidak.
apakah iya menyerah?tidakah kita percaya pada janji tuhan.diya yang berusaha dan berkeras diri pasti akan mendapatkan hasil,seribu kegagalan untuk satu keberhasilan.
Bukankah tidak satupun mahluk di dunia ini yang tidak mendapatkan rizkinya bahkan dari arah yang tidak terduga sekalipun tapi tidakah kita berusaha semampunya untuk mendapatkanya.
niyat yang baik pastilah akan mendapatkan jalanya dan kemuliyaan bagi nya yang telah berusaha keras.
Wahai semut kecil..kau memberiku sedikit rasa malu karna takutku yang tak berujung,bahwasanya kekurangan itu bukan lautan kecil yang berarti.,yang tak perlu takut untuk melalui,juga masalalu yang kurang baik bukanlah jurang dalam yang tak perlu diterjuni,tapi malas adalah momok yang perlu di dellt dalam kehidupan yang hanya sekali ini
sukses untuk yang seperti semut kecil dan berfikirlah iya yang tak bisa menerima takdir TUHAN yang menjadikanya mahluk sempurna.
sukses semuut..
edy..k
Langganan:
Postingan (Atom)
